Desa Senayan merupakan salah satu desa dari 8 (delapan) desa yang berada di wilayah Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat, merupakan desa yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Seteluk diujung selatan yang menurut sejarahnya jauh sebelum masa kemerdekaan Desa Senayan masih sebuah dukuh atau kampung kecil yang bernaung di bawah Pemerintahan Kerajaan Samawa dengan Sultan Kaharuddin II dan pasca kemerdekaan tata praja Kerajaaan Samawa digabung dalam pola Pemerintahan Distrik disebut dengan Sunda Kecil terdiri dari Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Bali Nusra). Kecamatan Seteluk berstatus wilayah kecamatan yang dipimpin oleh kepala wilayah kecamatan yang disebut dengan Demung/Camat.
Desa Senayan merupakan salah satu desa induk (Desa Senayan, Desa Mantar, Desa Kiantar, dan Desa Tuananga) di Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa pasca era reformasi dengan dikeluarkannya Undang-undang Otonomi Daerah dan terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat bagian pemekaran dari Kabupaten Sumbawa.
Pada awalnya Desa Senayan merupakan desa satu-satunya yang ada di perbatasan antara Kecamatan Poto Tano dan Kecamatan Seteluk, seiring berjalannya waktu pada saat itu dan semakin banyaknya pemukiman penduduk sesuai dengan aturan untuk membangun suatu desa harus melakukan pembentukan dusun pasca masa pemugaran pada tahun 80-an maka wilayah Desa Senayan terbagi atas 3 (tiga) wilayah dusun yaitu :
- Dusun Senayan Bawah
- Dusun Senayan Atas
- Dusun Tebo
Pada Tahun 2010 masyarakat Dusun Tebo melalui Komite Pemekaran Desa mengajukan permohonan pemekaran untuk membentuk desa sendiri. Dengan terpisahnya Dusun Tebo dari Desa Senayan maka Desa Senayan membentuk dusun baru yang dituangkan dalam Peraturan Desa Nomor : 02 Tahun 2011 Tanggal 02 November Tahun 2011 tentang Pemekaran dan Pembentukan Dusun Dalam Wilayah Desa Senayan. Pembentukan dusun baru tersebut adalah Dusun Jembatang Kemar, sehingga menjadi :
- Dusun Senayan Bawah
- Dusun Senayan Atas
- Dusun Jembatang Kemar
Kembali kemasa lalu, asal usul nama Desa Senayan dicetus oleh 2 (dua) tokoh karismatik pada masanya yang pada masa itu datang merantau ke Tana Samawa. Oleh kedua tokoh tersebut Desa Senayan diambil dari sejarah lokal yang tumbuh dan berkembang pada masa itu :
- Desa Senayan Merupakan salah satu desa dari 4 (empat) desa yang ada di wilayah Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa, yang merupakan desa yang telah berdiri cukup lama.
- Desa Senayan diambil dari sebuah nama dari sejarah orang terdahulu yang ada di wilayah Desa Senayan ± 2 (dua) abad yang lalu.
- Sedangkan untuk nama 3 (tiga) dusun itu sendiri:
- Dusun Senayan Bawah merupakan wilayah induk
- Dusun Senayan Atas berasal dari letak dusun yang letak ketinggiannya lebih tinggi dari Dusun Senayan Bawah
- Dusun Jembatang Kemar berasal dari nama dua buah jembatan yang menjadi icon pada wilayah dusun tersebut yang artinya Jembatan Kembar.
Berikut ini kami sajikan nama-nama Kepala Desa Senayan yang pernah menjabat:
- Tahun 1968 sampai tahun 1976 yang menjabat sebagai kepala desa adalah H. M. SALEH
- Tahun 1976 sampai tahun 1984 menjabat sebagai kepala desa adalah ANDUNG KADIRI
- Tahun 1984 sampai tahun 1992 menjabat sebagai kepala desa adalah M. JAFAR
- Tahun 1992 sampai tahun 1993 menjabat sebagai kepala desa adalah H. M. JAFAR
- Tahun 1993 sampai tahun 2000 menjabat sebagai kepala desa adalah UMAR H. IBRAHIM
- Tahun 2000 sampai tahun 2007 menjabat sebagai kepala desa adalah IBRAHIM HMS, BA
- Tahun 2007 sampai tahun 2019 menjabat sebagai kepala desa adalah H. SUDARLI, S.AP
- Tahun 2019 sampai dengan sekarang menjabat sebagai kepala desa adalah H. JUNAIDI